Selasa, 15 Oktober 2019


PERULANGAN PADA BAHASA PEMOGRAMAN C++


Pengertian Perulangan
Perulangan adalah suatu proses yang mengulang statement-statement dalam sebuah program secara terus-menerus sampai terdapat kondisi untuk menghentikannya. Proses perulangan sangat membantu dalam efisiensi program. 

Konsep Perulangan
Dalam C++ terdapat 3 macam struktur perulangan, yaitu : Struktur For, Struktur While dan Struktur Do While. Sebelum  membahas 3 macam perulangan tersebut, maka terlebih dahulu untuk mengetahui konsep dari perulangan, yakni sebagai berikut.
       Listing Program :

       Hasil Running :

Program diatas bertujuan untuk menampilkan statement ”Ayo belajar Algoritma dengan semangat” sebanyak 5 kali. Tetapi, cara menampilkan statement tersebut dinilai kurang efisien, karena kalau misalnya kita ingin membuatnya berulang menjadi 100 kali maka kita harus mengetiknya pada listing  program sebanyak 100 kali juga. Sehingga hal ini memerlukan waktu yang lebih untuk melakukan hal tersebut. Oleh karena itu, untuk menghadapi kasus-kasus seperti itu, dengan mempelajari jenis struktur perulangan pada program C++.

Jenis Struktur Perulangan Dalam Bahasa C++
1.        Struktur Perulangan For
Struktur jenis for adalah struktur perulangan yang biasanya digunakan untuk melakukan perulangan yang telah diketahui banyaknya. Untuk melakukan perulangan dengan menggunakan struktur perulangan for, kita harus memiliki sebuah variabel sebagai indeksnya. Namun perlu diperhatikan bahwa tipe data dari variabel yang akan digunakan sebagai indeks haruslah tipe data yang mempunyai urutan yang teratur, misalnya tipe data int (0,1,2, ... ) atau char ('a' , 'b' , 'c' , ... ).
     Contoh program dengan struktur For :
Listing Program :

        Hasil Running :


2.        Struktur Perulangan Do While
   Struktur perulangan Do While adalah struktur perulangan yang melakukan pemeriksaan kondisi di akhir blok perulangan. Hal ini menyebabkan struktur perulangan do-while minimal akan melakukan satu kali proses eksekusi statemen yang akan diulang walaupan kondisi yang didefinisikan tidak terpenuhi (bernilai salah). 
      Contoh program dengan struktur Do While :
Listing Program :

       Hasil Running :




PEMILIHAN KONDISI PADA BAHASA PEMOGRAMAN C++

Salah satu kasus yang dijumpai dalam pembuatan program adalah pemilihan kondisi. Pemilihan kondisi adalah suatu pemilihan statemen yang akan di eksekusi dimana pemilihan tersebut berdasarkan kondisi tertentu. Di dalam C++, terdapat 2 jenis struktur blok (blok program) yang digunakan untuk mengimplementasikan suatu pemilihan kondisi, yaitu dengan menggunakan struktur if else dan struktur switch case. Penjelasannya yakni sebagai berikut.

1.        Pemilihan Kondisi If Else
Dalam struktur pemilihan kondisi if.....else minimal terdapat dua pernyataan, pemilihan kondisi ini digunakan untuk pemilihan kondisi yang lebih kompleks. Jika kondisi pertama (If) yang diperiksa bernilai benar atau terpenuhi maka pernyataan pertama yang dilaksanakan dan jika kondisi pertama yang diperiksa bernilai salah tetapi kondisi kedua(Else If)  bernilai benar maka pernyataan yang kedua yang dilaksanakan. Kemudian, apabila pernyataan tidak memenuhi kondisi pertama dan kondisi kedua, maka yang dilaksanakan adalah pernyataan dari “Else”.
Contoh Pemilihan Kondisi If Else :

Listing Program :

Hasil Running Jika Pernyataan memenuhi kondisi yang ada :

Hasil Running Jika Pernyataan tidak memenuhi kondisi yang ada :

Maka pada layar compiler menampilkan output dari “Else” yakni “Inputan salah”, sehingga pengguna harus mengisi ulang sampai inputan yang dimasukan memenuhi kondisi yang ada.

2.        Pemilihan Kondisi Switch Case
Pada struktur pemilihan kondisi switch case juga digunakan untuk menjalankan salah satu pernyataan dari beberapa kemungkinan pernyataan atau kondisi. Dalam struktur pemilihan kondisi switch case berisi pemilihan kondisi yang lebih sederhana dan lebih sempit, karena pada pemilihan kondisi ini hanya digunakan untuk memeriksa data yang bertipe integer atau karakter.
Jika perintah yang kita pilih sesuai dengan salah satu case yang tersedia, maka pernyataan yang keluar akan berasal dari salah satu case tersebut. Tetapi,, jika perintah yang kita pilih tidak termasuk ke dalam salah satu case yang tersedia, maka pernyataan yang keluar akan berasal dari default.
     Contoh Pemilihan Kondisi Switch Case :

Listing Program :


Hasil Running Jika Pernyataan memenuhi kondisi yang ada :

Hasil Running Jika Pernyataan tidak memenuhi kondisi yang ada :

Maka pada layar compiler menampilkan output dari “default” yakni “Kode yang anda masukkan salah !”, sehingga pengguna harus mengisi ulang sampai inputan yang dimasukan memenuhi kondisi yang ada.





OPERASI MATEMATIKA PADA BAHASA PEMOGRAMAN C++

Pada bahasa pemograman C++ juga dapat melakukan operasi matematika menggunakan operator-operator tertentu salah satunya adalah Operator Aritmatika. Operator Aritmatika merupakan operator yang digunakan untuk melakukan operasi-operasi aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian pembagian, serta sisa bagi (modulus).

Adapun yang termasuk dalam operator aritmatika di dalam C++ adalah seperti yang tampak pada tabel dibawah ini, berikut 5 Macam Operator Aritmatika C++:
Operator
Jenis Operator
Contoh
+
Penjumlahan
5 + 2 = 7
-
Pengurangan
5 – 2 = 3
*
Perkalian
7 * 3 = 21
/
Pembagian
20 / 4 = 5
%
Sisa Bagi (Modulus)
5 % 2 = 1
Penjumlahan
Penjumlahan merupakan operasi matematika yang menjumlahkan suatu angka dengan angka lainnya sehingga menghasilkan nilai tertentu yang pasti. Simbol untuk operasi penjumlahan adalah tanda plus ( + ).
Contoh:
2+ 7 = 9

Pengurangan
Pengurangan merupakan operasi matematika yang mengurangkan suatu angka dengan angka lainnya sehingga menghasilkan nilai tertentu yang pasti. Simbol untuk operasi pengurangan adalah tanda minus ( - ).
Contoh:
17 – 10 = 7

Perkalian
Perkalian merupakan operasi matematika yang mengalikan suatu angka dengan angka lainnya sehingga menghasilkan nilai tertentu yang pasti. Simbol untuk operasi perkalian adalah tanda silang ( x ).
Contoh:
10 x 5 = 50

Pembagian
Pembagian merupakan operasi matematika yang membagi suatu angka dengan angka lainnya sehingga menghasilkan nilai tertentu yang pasti. Simbol untuk operasi pembagian adalah tanda titik dua ( : ) atau ( ÷ ) bahkan dengan simbol garis miring ( / ).
Contoh:
49 : 7 = 7
49 ÷ 7 = 7
49 / 7 = 7

Sisa Bagi (Modulus)
Sisa bagi (Modulus) merupakan operasi yang menghasilkan sebuah hasil sisa bagi dari pembagian dari suatu bilangan terhadap bilangan lain.
Contoh :
10 % 20.000 = 2000

Contoh Operasi Matematika Pada Bahasa Pemograman C++

Listing Program :
Hasil Running :















OUTPUT DAN INPUT PADA BAHASA PEMOGRAMAN C++

Pengertian Output (Cout)
Perintah keluaran / output adalah perintah yang berfungsi untuk menampilkan pernyataan sehingga muncul ke layar compiler ketika di running. Perintah standar yang disediakan di bahasa pemrograman C++ disebut dengan cout. Untuk menampilkan cout tidak perlu menggunakan tipe data.

Contoh Output (Cout)
Listing Program : 

Hasil Running :

Pengertian Input (Cin)
Perintah masukan / input adalah perintah yang berfungsi untuk memasukan data pernyataan baik berupa huruf, angka, ataupun karakter lain kedalam memori program melalui variabel tertentu. Perintah standar yang disediakan di bahasa pemrograman C++ untuk melakukan input disebut dengan cin. Pada pengodingan yang sederhana, saat memasukkan data fungsi cin pada layar compiler tidak bisa menggunakan spasi.

Contoh Input (Cin)
Listing Program :

Hasil Running :