Selasa, 15 Oktober 2019


PEMILIHAN KONDISI PADA BAHASA PEMOGRAMAN C++

Salah satu kasus yang dijumpai dalam pembuatan program adalah pemilihan kondisi. Pemilihan kondisi adalah suatu pemilihan statemen yang akan di eksekusi dimana pemilihan tersebut berdasarkan kondisi tertentu. Di dalam C++, terdapat 2 jenis struktur blok (blok program) yang digunakan untuk mengimplementasikan suatu pemilihan kondisi, yaitu dengan menggunakan struktur if else dan struktur switch case. Penjelasannya yakni sebagai berikut.

1.        Pemilihan Kondisi If Else
Dalam struktur pemilihan kondisi if.....else minimal terdapat dua pernyataan, pemilihan kondisi ini digunakan untuk pemilihan kondisi yang lebih kompleks. Jika kondisi pertama (If) yang diperiksa bernilai benar atau terpenuhi maka pernyataan pertama yang dilaksanakan dan jika kondisi pertama yang diperiksa bernilai salah tetapi kondisi kedua(Else If)  bernilai benar maka pernyataan yang kedua yang dilaksanakan. Kemudian, apabila pernyataan tidak memenuhi kondisi pertama dan kondisi kedua, maka yang dilaksanakan adalah pernyataan dari “Else”.
Contoh Pemilihan Kondisi If Else :

Listing Program :

Hasil Running Jika Pernyataan memenuhi kondisi yang ada :

Hasil Running Jika Pernyataan tidak memenuhi kondisi yang ada :

Maka pada layar compiler menampilkan output dari “Else” yakni “Inputan salah”, sehingga pengguna harus mengisi ulang sampai inputan yang dimasukan memenuhi kondisi yang ada.

2.        Pemilihan Kondisi Switch Case
Pada struktur pemilihan kondisi switch case juga digunakan untuk menjalankan salah satu pernyataan dari beberapa kemungkinan pernyataan atau kondisi. Dalam struktur pemilihan kondisi switch case berisi pemilihan kondisi yang lebih sederhana dan lebih sempit, karena pada pemilihan kondisi ini hanya digunakan untuk memeriksa data yang bertipe integer atau karakter.
Jika perintah yang kita pilih sesuai dengan salah satu case yang tersedia, maka pernyataan yang keluar akan berasal dari salah satu case tersebut. Tetapi,, jika perintah yang kita pilih tidak termasuk ke dalam salah satu case yang tersedia, maka pernyataan yang keluar akan berasal dari default.
     Contoh Pemilihan Kondisi Switch Case :

Listing Program :


Hasil Running Jika Pernyataan memenuhi kondisi yang ada :

Hasil Running Jika Pernyataan tidak memenuhi kondisi yang ada :

Maka pada layar compiler menampilkan output dari “default” yakni “Kode yang anda masukkan salah !”, sehingga pengguna harus mengisi ulang sampai inputan yang dimasukan memenuhi kondisi yang ada.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar